Kamis, 27 November 2008

10 Alasan Pria Telat Nikah

10 Alasan Pria Telat Nikah

Jika pria telat menikah, itu tidak berarti mereka anti menikah. Hanya saja mereka tidak merasa perlu buru-buru melakukannya. Mau tahu apa saja alasan-alasan itu?
1. Dapat berhubungan intim dengan mudah tanpa ikatan. Itu sebabnya pria lebih memilih berpacaran terus dibandingkan bila harus cepat-cepat naik pelaminan.
2. Mereka dapat menikmati keuntungan memiliki ’seorang istri” lewat cara berpacaran daripada dari sebuah pernikahan resmi.
3. Mereka ingin menghindari perceraian serta resiko finansialnya, seperti harus tetap membiayai mantan istri dan anak-anak dari hasil perkawinan, juga membagi harta.
4. Mereka ingin menunggu sampai berusia lebih tua baru memiliki anak-anak. Soalnya, begitu punya anak, pria umumnya ingin memberi hanya yang terbaik. Termasuk kehidupan serta pendidikan terbaik bagi anak-anaknya.
5. Mereka takut pernikahan menuntut banyak perubahan yang harus dilakukan serta harus mau berkompromi.
6. Mereka menunggu sampai bertemu dengan teman sejiwa yang tidak dan belum juga muncul
7. Mereka menghadapi beberapa tekanan sosial untuk menikah
8. Mereka enggan menikah dengan wanita yang telah memiliki anak.
9. Mereka ingin memiliki rumah sebelum memiliki seorang istri.
10. Mereka ingin menikmati masa lajangnya sedapat dan selama mungkin.

Kalau memang anda pria yang belum menikah, apakah alasan anda untuk telat menikah salah satu dari kesepuluh alasan diatas?. Pertimbangkanlah !!!!!, untuk kebaikan anda sendiri dunia dan akhirat. (Ingat: tidak selamanya anda bisa hidup sendiri, tidak selamanya anda hidup di dunia).

Source: Internet

Siapa Perempuan itu?


Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Allah mempersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.
Dialah penolongmu yang sepadan, bukan sparing partner yang sepadan.
Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu. Tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga dibelakang saat engkau berada di depan atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu. Dialah yang akan menutupi kekuranganmu.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada pada laki-laki: perasaan, emosi, kelemah lembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal sepele... hingga ketika laki-laki tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya...sehingga tanpa kau sadari ketika kau menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.
Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan laki-laki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.
Dia tidak butuh argumetasi yang hebat dari seorang laki-laki, tetapi dia butuh jaminan rasa aman darinya karena dia ada untuk dilindungi, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
Dia tidak tertarik pada fakta-fakta yang akurat. Bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki. Tetapi yang dia butuhkan adalah perhatiannya, kata-kata yang lembut, ungkapan-ungkapan sayang yang sepele. Namun, baginya sangat berarti, hingga membuatnya nyaman didekatmu.
Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes. Sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang. Seperti juga di dalam kelembutannya, di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.
Dia lembut bukan untuk diinjak. Rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu sepersekian dari hidupnya. Namun, jika perempuan berpikir tentang perasaan laki-laki, hal itu akan menyita seluruh hidupnya.
Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki. Karena perempuan adalah bagian dari laki-laki. Apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu. Keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun dia jauh dari keluarnganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena dia lahir dan dibesarkan di sana. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga. Karena kau dan dia adalah satu. Dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya. Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu.

(Disadur dari situsnya Dudung Abdussomad Toha).