Rabu, 18 Februari 2009

Jangan bilang siapa-siapa ya…..

Rahasia adalah sesuatu yang tidak diketahui oleh orang lain, kalau banyak yang tahu bukan rahasia lagi dong. Dalam pergaulan sekarang, membocorkan rahasia orang bukanlah hal yang asing lagi. Mereka Cuma mengatakan “Jangan bilang siapa-siapa ya…. kalau……”. Kata itulah yang sering mereka pakai untuk menceritakan rahasia seseorang kepada orang lain. Tidak peduli yang mereka bongkar adalah rahasia teman, sahabat, saudara bahkan pacar mereka sendiri (yang mereka sayang, bedeng….). Orang seperti inilah yang patut di bina (dibinasakan, maksudnya…). Mereka tidak bisa memegang amanah. Untuk menghindari rahasia anda tidak diketahui oleh orang lain, anda harus mengenali pribadi yang ada disekitar anda. Siapa yang bisa pegang rahasia, siapa yang tidak. Tetapi kalau tidak bisa mendapatkan orang yang bisa pegang rahasia, lebih baik anda simpan rapat-rapat. Biarlah hanya Tuhan dan anda yang tahu. Itu jauh lebih baik daripada rahasia anda menjadi komsumsi publik (artis kapang…). Fakta “Dua orang bersahabat yang saling mempercayai satu sama lain, karena saking percayanya semua rahasia mereka ceritakan. Tanpa mereka sadari bahwa tidak selamanya mereka akan akur terus. Dan terbukti, karena sesuatu sebab mereka berseteru yang akhirnya berbuntut panjang. Tidak ada yang mau mengalah. Ujung-ujungnya mereka menceritakan masing-masing rahasia sahabatnya kepada orang lain”. Bermusuhan bagaimanapun anda dengan orang lain “rahasia ya…. tetap rahasia. “Menjaga rahasia itu penting lho….” Camkam itu !!!!!.

By

iwasweet

Pilihan yang tepat untukmu.

Memilih adalah sesuatu hal yang wajar bahkan terkadang harus dilakukan. Orang yang tidak bisa memilih berarti tidak punya pendirian. Memilih pakaian, makanan, pekerjaan, apalagi teman spesial (bukan nasi goreng spesial). Tetapi terlalu memilih juga bahaya, nanti salah pilih (kasian de lho). Pilihlah sesuatu secara wajar. Biasanya memilih pakaian, makanan dan pekerjaan tidak begitu rumit, yang rumit itu adalah memilih seseorang yang akan menjadi teman seumur hidup. Seumur hidup boo……. Pilihlah dia yang bisa membahagiakanmu dunia akhirat (kata pa’ ustas). Pilihlah dia yang bisa mendidik anak-anakmu (kata orang tua). Pilihlah dia yang bisa menjadi pemimpin untukmu (ini sich pesan untuk cewek). “Jangan memilih dia karena kecantikan, kedudukan dan harta. Tetapi pilihlah dia karena iman. Inilah yang akan membawamu kepada kebahagiaan yang hakiki”. Ada yang bilang orang baik akan mendapatkan orang yang baik juga. Tetapi kategori baik itu khan, tergantung siapa yang menilai. Bisa saja menurut saya dia baik tetapi menurut orang lain tidak baik. Ada juga bilang si anu ko’ pasangannya seperti itu, padahal dia orangnya baik. Itu artinya si anu diuji kebaikannnya sama Tuhan, dia diberikan pasangan seperti itu agar dia bisa mengarahkan pasangannya ke arah yang lebih baik. Akhirnya….. sama-sama baik deh. Mantap tu…… “Jangan ragu untuk memilih, cess…..”.

By

iwasweet

Jumat, 13 Februari 2009

Kebahagiaan Yang Abadi

Kebahagiaan apa ya yang selama ini saya cari???. Menjalani hidup ini memang suatu misteri. Kemarin adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan, dan besok adalah harapan sekaligus misteri. Hari demi hari dilalui tetapi bingung apa sich yang sebenarnya yang dicari?, kebahagiaan yang bagaimana sich?. Beraktivias dari pagi sampai malam hanya untuk mengisi kekosongan waktu. Kadang tertawa tapi seakan-akan hambar, seakan ada yang kurang. Seperti ada yang dicari, tetapi tidak tahu apa yang dicari?. Apa ya?????. Bantuin dong……, bingung…….

Waty ngetik yang diatas hanya untuk mengisi….., habis bete boanget. Bosan…….. dari pada melamun khan lebih baik mengarang bebas (bahasa Indonesia kapang). Benar???

Kamis, 12 Februari 2009

Akhirnya…..

Mengenali pribadi orang memang sangat sulit. Bisa begini, bisa begitu. Kadang memakai topeng kebaikan (semua yang baik-baik diperlihatkan), padahal sebenarnya sangatlah buruk. Berinteraksi dengan orang banyak, banyak pula pribadi yang kita kenali. Jangan tertipu dengan kebaikan dan keburukan seseorang. Bisa jadi dia baik karena ada maunya dan begitu pula sebaliknya. Bisa jadi dia sengaja bersikap buruk di depan anda karena ingin mendeteksi sesuatu dari anda. Cobalah bersikap seperti batu karang. Yang terlihat dipermukaan laut hanya sedikit batu karang, tetapi sebenarnya dibawah yang tidak terlihat cukup banyak. Maksudnya biarlah orang menganggap kita tidak baik tetapi sebenarnya kita menyimpan banyak kebaikan, bisa juga diartikan orang menganggap kita hanya memiliki sedikit kelebihan, tetapi sebenarnya masih banyak kelebihan yang kita miliki yang hanya orang tertentu yang dapat mendeteksinya. Banyak orang yang menganggap dirinya baik tetapi sebenarnya….., banyak yang menganggap dirinya pintar sehingga memandang remeh orang lain padahal dia tidak merasa masih banyak orang lain yang jauh lebih pintar dari dirinya. Kenalilah pribadi anda sebelum anda mengenali pribadi orang lain. Jangan terlalu sibuk dengan mengomentari pribadi orang tanpa menyadari pribadi kita sendiri. Jangan juga berusaha menjadi pribadi orang lain. Be your self aja. Kalau memang anda merasa pribadi anda bagus pertahankanlah. Tetapi kalau anda merasa pribadi anda masih kurang bagus tingkatkanlah tanpa harus menjadi orang lain. Pasti ada jalan untuk berubah kearah yang lebih bagus. Lakukanlah secara bertahap, step by step. Jangan juga berubah drastis, slowly…. Ada yang ajari saya tentang sesuatu fakta, katanya “orang suci tidak ada yang benar-benar suci, orang jahat tidak ada yang benar-benar jahat, orang pintar tidak ada yang benar-benar pintar dan orang bodoh tidak ada yang benar-benar bodoh”. Orang yang suci terkadang juga melakukan kesalahan, orang yang jahat terkadang juga melakukan kebaikan, orang yang pintar belum tentu tahu segalanya dan orang yang bodoh pasti juga mengetahui sesuatu. Itu artinya tidak ada orang yang sempurna (No body perfect). Menilai sesuatu jangan hanya dari benar salah tetapi harus tahu kenapa benar dan kenapa salah bahkan ada yang menilai tidak benar dan tidak salah (ragu-ragu dong). Dalam melakukan sesuatu pasti ada alas an.

By

Iwasweet.