Selasa, 14 April 2009

TERTARIK, TETAPI…!!!

“Aku adalah seorang gadis. Setiap kali aku dekat dengan seseorang, aku merasa diriku ini telah menjauhinya, walaupun aku merasa sangat tertarik kepadanya. Apakah artinya perilakuku ini?”

Perlu kiranya menentukan penyebab perilaku anda tersebut. Barangkali saja, anda hanya mengharapkan kekaguman seseorang, tapi anda tidak mau terjerumus kedalam sebuah hubungan yang akhirnya tidak jelas. Yang anda inginkan hanyalah menuruti perasaan bahwa bagaimanapun juga anda masih ada yang menyukai. Bisa jadi, anda menjauh darinya karena anda takut jika hubungan yang anda jalin nantinya gagal, atau takut tidak mampu bersikap dengan semestinya pada pemuda tersebut. Dan, hal itu barangkali disebabkan banyaknya persoalan cinta yang sering anda dengar dari teman-teman anda, yang kebanyakan darinya berakhir. Akhirnya, tanpa anda sadari, anda kemudian berusaha menjauhi rasa sakit itu dan lari darinya.

Tanyakan kepada diri anda sendiri, mengapa anda menjauhinya. Katakanlah kepada diri anda sendiri: “Mengapa aku harus membiarkan usiaku berlalu begitu saja, dan aku menyia-nyiakan kesempatan yang barangkali sangat baik untuk menjalin suatu hubungan dengan orang lain? Mengapa aku tidak mengenal dengan lebih baik orang yang aku kagumi; sehingga aku terhindar dari tipuan, dan aku bisa meyakinkan kesalehannya, keseriusannya, lebih-lebih kemampuan materinya untuk mengubah kekagumannya terhadapku, menjadi suatu tindakan praktis untuk meminang dan menikahiku dalam kurun waktu yang rasional, tanpa harus memberikan keistimewaan apapun kepada dirinya, baik yang berbentuk ucapan maupun perbuatan. Pernyataan cinta seorang pemuda terhadap seorang gadis tidak akan mampu memberikan hak-hak apapun terhadapnya.

Yang pasti, seorang gadis yang mengabaikan kenyataan itu akan mempersulit dirinya dalam persoalan-persoalan yang muncul karena cinta. Akhirnya, pemuda itu akan memanfaatkan kesempatan yang ada, dan dia sendiri tidak akan percaya lagi kepada para pemuda, juga kepada dirinya sendiri.

Saya berharap anda bisa menentukan tujuan dengan jelas sebelum memutuskan untuk tertarik dengan seorang pemuda. Anda hendaknya meyakinkan diri anda bahwa dia adalah tipe teman hidup yang anda damba-dambakan telah memenuhi kriteria utama pemuda impian anda, serta tidak mempermainkan anda. Jangan sampai anda terpikat dengannya karena hampanya perasaan yang menyelimuti jiwa anda. Anda hendaknya juga tidak terpesona dengan kata-kata cinta sehingga anda lupa untuk berpikir secara rasional. Berpikirlah dengan baik, sebelum anda mengambil suatu keputusan. Dengan begitu, anda tidak menyesal kemudian. Ok girls……???

Dikutip dari buku “La Tahzan for Love”.

Tiada kesedihan untuk sebuah cinta karena cinta sejati itu akan membahagiakanmu.

Rabu, 11 Maret 2009

Temukan Belahan Jiwa Anda

Mungkin kita sering bertanya-tanya, dimanakah kita bisa menemukan belahan jiwa atau orang istimewa yang akan menjadi pasangan kita. Sebagian orang cukup beruntung telah menemukan belahan jiwanya tetapi sebagian lagi masih mencarinya. Sebenarnya yang menjadi permasalahan adalah apakah kita mencari di tempat yang tepat.

Kita mungkin membayangkan belahan jiwa yang kita cari akan datang dengan sendiri ke rumah kita untuk memperkenalkan diri kepada kita. Memang ada kemungkinan hal itu terjadi tetapi besarnya hanyalah satu di antara sejuta. Kita akan memiliki peluang yang lebih baik jika kita berupaya untuk mencarinya. Bukan dengan memasang iklan tapi mulailah dari hati. Artinya, harus kita yakin dengan apa yang kita inginkan dan miliki kepercayaan yang besar bahwa kita akan menemukannya. Untuk itu, simak langkah-langkah berikut ini yang bisa kita lakukan agar mendapatkan belahan jiwa kita.

Sadari atau katakan pada diri kita bahwa di luar sana ada seseorang untuk kita. Ini adalah langkah pertama dan paling penting. Percaya dengan sepenuh hati bahwa di saat kita mencari belahan jiwa, maka orang lain tersebut juga. Kita mungkin cocok satu sama lain, masalahnya hanya pada waktu saja.

Jangan berkecil hati jika belum menemukan cinta sejati. Sebuah sikap baru dan pendekatan segar selalu bisa mendatangkan keajaiban. Belahan jiwa kita mungkin sedang menelepon kita dan kita mungkin tidak pernah tahu.

Kembalilah pada diri sendiri. Duduk dan dapatkan gambaran yang jelas tentang siapa diri kita. Kepribadian kita termasuk tipe apa? Orang seperti apa yang berkemungkinan paling besar membuat kita bahagia? Orang seperti apa yang kita inginkan mendampingi kita dalam hidup kita? Pertanyaan ini penting dan perlu kita jawab secara jelas dan jujur dalam hati sebelum kita memulai pencarian.

Tetapkan tujuan-tujuan personal. Hidup seperti apa yang kita inginkan? Apakah memiliki banyak uang merupakan faktor penting untuk kita? Seberapa penting pekerjaan kita saat ini bagi kita? Jika kita memiliki jawaban yang tegas atas semua pertanyaan ini, maka kita berkemungkinan kecil bersama seseorang yang tujuan jangka panjangnya bertentangan dengan tujuan kita.

Rumuskan ulang pencarian kita. Kedengarannya mungkin aneh tapi terkadang saat kita berusaha sangat keras mencari belahan jiwa, maka kemungkinan dia akan menghindar dari kita. Jika kita ingin bertemu dengan pasangan ideal, maka berhentilah mencarinya. Bergaul merupakan salah satu cara untuk menciptakan hidup yang kaya dan memuaskan. Kita bisa meningkatkan kehidupan sosial tetapi bukan untuk mencari pasangan. Jika hidup kita baik dan bahagia, maka pasangan yang tepat akan tertarik kepada kita.

Janganlah berkompromi. Begitu kita yakin tentang jenis hubungan atau belahan jiwa atau kehidupan yang kita inginkan, maka percayalah bahwa hal itu akan terjadi. Jangan kehilangan kesabaran dan jangan terima yang kurang dari cinta sejati. Jika kita melakukannya, maka kita akan terikat pada yang palsu. Kita pasti ingin mencari pasangan untuk seumur hidup. Selamat mencari…….Semangat!!!!!!

Dikutip dari buku “Ya Allah, Aku tak Ingin Sendiri”.

Rabu, 18 Februari 2009

Jangan bilang siapa-siapa ya…..

Rahasia adalah sesuatu yang tidak diketahui oleh orang lain, kalau banyak yang tahu bukan rahasia lagi dong. Dalam pergaulan sekarang, membocorkan rahasia orang bukanlah hal yang asing lagi. Mereka Cuma mengatakan “Jangan bilang siapa-siapa ya…. kalau……”. Kata itulah yang sering mereka pakai untuk menceritakan rahasia seseorang kepada orang lain. Tidak peduli yang mereka bongkar adalah rahasia teman, sahabat, saudara bahkan pacar mereka sendiri (yang mereka sayang, bedeng….). Orang seperti inilah yang patut di bina (dibinasakan, maksudnya…). Mereka tidak bisa memegang amanah. Untuk menghindari rahasia anda tidak diketahui oleh orang lain, anda harus mengenali pribadi yang ada disekitar anda. Siapa yang bisa pegang rahasia, siapa yang tidak. Tetapi kalau tidak bisa mendapatkan orang yang bisa pegang rahasia, lebih baik anda simpan rapat-rapat. Biarlah hanya Tuhan dan anda yang tahu. Itu jauh lebih baik daripada rahasia anda menjadi komsumsi publik (artis kapang…). Fakta “Dua orang bersahabat yang saling mempercayai satu sama lain, karena saking percayanya semua rahasia mereka ceritakan. Tanpa mereka sadari bahwa tidak selamanya mereka akan akur terus. Dan terbukti, karena sesuatu sebab mereka berseteru yang akhirnya berbuntut panjang. Tidak ada yang mau mengalah. Ujung-ujungnya mereka menceritakan masing-masing rahasia sahabatnya kepada orang lain”. Bermusuhan bagaimanapun anda dengan orang lain “rahasia ya…. tetap rahasia. “Menjaga rahasia itu penting lho….” Camkam itu !!!!!.

By

iwasweet

Pilihan yang tepat untukmu.

Memilih adalah sesuatu hal yang wajar bahkan terkadang harus dilakukan. Orang yang tidak bisa memilih berarti tidak punya pendirian. Memilih pakaian, makanan, pekerjaan, apalagi teman spesial (bukan nasi goreng spesial). Tetapi terlalu memilih juga bahaya, nanti salah pilih (kasian de lho). Pilihlah sesuatu secara wajar. Biasanya memilih pakaian, makanan dan pekerjaan tidak begitu rumit, yang rumit itu adalah memilih seseorang yang akan menjadi teman seumur hidup. Seumur hidup boo……. Pilihlah dia yang bisa membahagiakanmu dunia akhirat (kata pa’ ustas). Pilihlah dia yang bisa mendidik anak-anakmu (kata orang tua). Pilihlah dia yang bisa menjadi pemimpin untukmu (ini sich pesan untuk cewek). “Jangan memilih dia karena kecantikan, kedudukan dan harta. Tetapi pilihlah dia karena iman. Inilah yang akan membawamu kepada kebahagiaan yang hakiki”. Ada yang bilang orang baik akan mendapatkan orang yang baik juga. Tetapi kategori baik itu khan, tergantung siapa yang menilai. Bisa saja menurut saya dia baik tetapi menurut orang lain tidak baik. Ada juga bilang si anu ko’ pasangannya seperti itu, padahal dia orangnya baik. Itu artinya si anu diuji kebaikannnya sama Tuhan, dia diberikan pasangan seperti itu agar dia bisa mengarahkan pasangannya ke arah yang lebih baik. Akhirnya….. sama-sama baik deh. Mantap tu…… “Jangan ragu untuk memilih, cess…..”.

By

iwasweet

Jumat, 13 Februari 2009

Kebahagiaan Yang Abadi

Kebahagiaan apa ya yang selama ini saya cari???. Menjalani hidup ini memang suatu misteri. Kemarin adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan, dan besok adalah harapan sekaligus misteri. Hari demi hari dilalui tetapi bingung apa sich yang sebenarnya yang dicari?, kebahagiaan yang bagaimana sich?. Beraktivias dari pagi sampai malam hanya untuk mengisi kekosongan waktu. Kadang tertawa tapi seakan-akan hambar, seakan ada yang kurang. Seperti ada yang dicari, tetapi tidak tahu apa yang dicari?. Apa ya?????. Bantuin dong……, bingung…….

Waty ngetik yang diatas hanya untuk mengisi….., habis bete boanget. Bosan…….. dari pada melamun khan lebih baik mengarang bebas (bahasa Indonesia kapang). Benar???