Kamis, 15 Januari 2009

Pantaskah dijadikan teman?

Sebagai makhluk sosial pasti kita membutuhkan teman. Dalam bergaul kita tidak boleh memilih-milih teman, tetapi harus pintar-pintar memperlakukan teman sesuai dengan karakter yang dimilikinya. Jangan menilai kepribadian teman, tetapi kenali kepribadiannya. Ada teman yang bisa menyimpan rahasia dan ada yang tidak (ember….), ada yang hanya bisa diperlakukan sebagai teman biasa dan ada yang lebih. Tergantung anda deh…..

Berdasarkan buku yang pernah saya baca, tipe teman dapat dikelompokkan menjadi 5, yaitu:

1. Teman yang seperti udara, yang selalu dibutuhkan

2. Teman yang seperti makanan, yang kita tidak bisa hidup tanpa dia. Tetapi, ada makanan yang tidak enak rasanya atau susah untuk dikunyah dan ditelan.

3. Teman yang seperti obat. Pahit rasanya tapi suatu ketika kita harus meminumnya kalau ingin sehat

4. Teman yang seperti arak. Terasa nikmat ketika diminum tetapi sangat berbahaya bagi kesehatan dan kemuliaan diri

5. Teman yang seperti bala (bencana).

Teman jenis pertama (seperti udara) adalah teman yang memberi anda manfaat dalam agama dan memberi anda keuntungan dalam urusan dunia. Di kancah pergaulan, dia selalu membuat kita gembira. Dengan menemaninya, kehidupan yang kita jalani terasa begitu nikmat.

Teman jenis kedua (seperti makanan) adalah teman yang memberikan manfaat dalam dunia dan agama, tetapi kadang dia membuat anda merasa terganggu karena sifat keras, lantaran watak pemarahnya, atau karena sikapnya yang militan dan kaku.

Teman jenis ketiga (seperti obat) adalah teman yang anda bergaul dengannya karena keadaan yang memaksa atau kebutuhan yang mendesak. Anda memang memetik manfaat darinya, tapi anda tidak menyukai agamanya, dan sebenarnya anda tidak begitu suka bergaul dengannya.

Teman jenis keempat (seperti arak) adalah teman yang hanya memberi kenikmatan dan kesenangan sesaat. Tanpa disadari, manfaat sekejap yang diperoleh itu justru merusak pekerti dan menghancurkan akhirat anda

Teman jenis kelima (seperti bencana) jelas-jelas itu adalah teman yang sama sekali tidak berguna,baik untuk kepentingan dunia maupun akhirat. Di dalam ucapan dan perbuatan, ia tidak akan membuat anda senang, tetapi anda harus menemaninya karena suatu sebab.

Setelah membaca tipe teman diatas ada hal yang harus anda pahami, bahwa musuh yang paling berbahaya adalah teman kita sendiri, bahkan teman yang paling….. dekat. Makanya pilahlah hal yang harus anda sampaikan dan tidak bisa anda sampaikan kepada teman anda. Jangan sampai hal yang kita sampaikan tersebut menjadi bumerang untuk diri kita sendiri. Ok?????

Tidak ada komentar: