Jiwa manusia selalu menginginkan dan mencari kecantikan dan berusaha untuk menggapainya. Jika setiap sesuatu ada standar ukurannya, maka demikian pula dalam kecantikan ada juga standar ukurannya. Keindahan mata menurut kami terletak pada warna putih di matanya yang benar-benar putih, dan warna hitamnya benar-benar hitam, dalam warna putih dan hitam tersebut terdapat kelebihan tersendiri. Dan kecantikannya bukanlah terletak pada keberaniannya dalam memandang (mata yang jelalatan).
Keindahan kulitnya terdapat pada kejernihan dan putihnya, jernih bagaikan yaqut dan putih bagaikan marjan, bersinar bagaikan mutiara dalam kerang yang tidak pernah tersentuh tangan, bukan pada warna dan coraknya.
Keindahan payudara terletak pada tersembunyinya, bukan terletak pada terbukanya. Keindahan usianya terletak pada kedewasaannya, bukan kekanak-kanakan. Keindahan kesuciannya terletak pada penjagaannya, bukan pada keperawanannya yang terenggut. Keindahan cinta terletak pada ketaatan yang sempurna, tidak ambisius terhadap selain yang dicintainya, dan tidak ridha kecuali kepada suaminya. Bukan terletak pada jumlah yang dicintainya. Sinar kecantikan yang sebenarnya itu antara langit dan bumi ketika matahari terbit, bukan pada kecantikan yang dibuat-buat (imitasi) dan kemanjaan palsu. Itulah sebagian dari ukuran standar kecantikan menurut kami dan itulah yang diinginkan oleh jiwa kita.
Dikutip dari buku “Inner Beauty”

1 komentar:
saya setuju, dan memang seperti itu adanya..
Posting Komentar